Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Merosot Di Tengah Data AS Yang Kuat Dan Inflasi Prancis Yang Lemah
Wednesday, 28 May 2025 04:49 WIB | EUR/USD |EUR/USD

Pasangan EUR/USD merosot di bawah 1,1400 untuk hari kedua berturut-turut, didorong oleh pemulihan Dolar AS (USD) menyusul laporan Kepercayaan Konsumen yang optimis. Selain itu, data inflasi yang lemah di Prancis melemahkan mata uang bersama, yang diperdagangkan pada hari Selasa di 1,1335, turun lebih dari 0,40%.

Selera risiko telah membaik karena para pelaku pasar mencerna berita bahwa Presiden AS Donald Trump menyatakan pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) mulai menguat menyusul ancaman tarif 50% Jumat lalu. Meskipun ia mundur, memberi sedikit ruang untuk negosiasi, masih harus dilihat apakah kedua belah pihak mencapai kesepakatan sebelum 9 Juli.

Data Kepercayaan Konsumen AS yang optimis pada bulan Mei, seperti yang diungkapkan oleh Conference Board (CB), memberikan dorongan pada pasangan EUR/USD. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai mata uang Amerika terhadap enam mata uang lainnya, naik lebih dari 0,62% menjadi 99,54.

Data lain di AS menunjukkan bahwa Pesanan Barang Tahan Lama anjlok pada bulan April, mencapai level terendah sejak Oktober 2020.

Di seberang lautan, angka inflasi Prancis terus menunjukkan perbaikan dalam proses deflasi, membuka pintu bagi pelonggaran lebih lanjut oleh Bank Sentral Eropa (ECB).

Gediminas Simkus dari ECB mengungkapkan bahwa ia melihat ruang untuk "pengurangan suku bunga pada bulan Juni." Meskipun demikian, beberapa suara di ECB berubah sedikit agresif, dengan Robert Holzmann, anggota Bank Sentral Austria dan anggota ECB, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan Financial Times (FT) bahwa ia tidak melihat alasan untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan kebijakan pada bulan Juni dan Juli.

Data dari seluruh blok mengungkapkan bahwa Indikator Sentimen Ekonomi UE membaik untuk pertama kalinya dalam tiga bulan pada bulan Mei, sejalan dengan Sentimen Konsumen GfK Jerman untuk bulan Juni.(alg)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS